
Pada tahun 1792, ketika Courtois berumur 15 tahun, pecah perang. Prancis berperang melawan Prusia dan Austria. Ayah Courtois lalu mendirikan perusahaan saltpeter atau sendawa. Sendawa adalah bahan untuk membuat mesiu yang sangat dibutuhkan pada waktu itu. Ayah Courtois dapat membuat senyawa, kerena ia
Tapi lima tahun kemudian (1807) ia keluar dari rumah sakit militer. Ia ingin membantu ayahnya yang sudah tua, yang sibuk membuat sendawa atau kuliumnitrat. Kalium banyak terdapat antara lain pada abu ganggang laut yang disebut kelp. Dirumah ayahnya, pekerjaan Courtois membakar ganggang laut. Abu ganggang laut itu mengandung belerang yang harus di buang. Courtois menghilangkan belerang dengan jalan memanaskan abu dengan asam.
Pada tahun 1811 pada umur 34 tahun Courtois banyak menambahkan asam pada abu. Akibatnya dari abu timbul uap berwarna ungu lembayung. Ketika mengembun uap itu berubah jadi Kristal berwarna hitam mengkilat. Ia segera menyelidiki unsur baru itu. Tapi ia tidak begitu yakin akan penemuannya karena sadar bahwa ia bukan ahli kimia kaliber internasional. Kebetulan pada tahun 1814 Sir Humphry Davy datang di Paris dalam perjalanannya keliling Eropa. Sir Humphry Davy memberi nama unsur baru itu iodine (yodium). Nama Courtois jadi masyhur, tapi perusahaan ayahnya bangkrut karena perang selesai. Courtois mendirikan pabrik yodium. Pabrik ini bangkrut juga. Ia jatuh miskin dan meninggal.
0 komentar:
Posting Komentar